HISTORIAL.ID – Gowa — Bupati Gowa, Husniah Talenrang, ke rumah seorang petugas kebersihan bernama Idham di Kelurahan Tombolo, Kecamatan Somba Opu, Jumat (17/10).
Iklan Google AdSense
Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Gowa itu disambut dengan tangis penuh haru oleh Idham dan keluarganya.
Idham, yang telah mengabdi selama 13 tahun sebagai petugas kebersihan di Rumah Jabatan Bupati, hidup dalam kondisi yang jauh dari layak.
Rumah semi permanen yang ia tempati bersama keluarga tampak lapuk dan memprihatinkan.

Kunjungan ini merupakan bagian dari program Layanan Cepat Atasi Kemiskinan (LACAK) yang digagas Pemerintah Kabupaten Gowa bekerja sama dengan Baznas Gowa untuk menanggulangi kemiskinan ekstrem di wilayah tersebut.
Saat Bupati Husniah melangkah ke halaman rumah Idham, suasana berubah begitu mengharukan. Air mata Idham tak terbendung, menyambut pimpinannya datang langsung melihat kondisi kehidupannya.
“Saya sengaja datang untuk melihat langsung kondisi warga saya. Apalagi Idham ini sudah 13 tahun membersihkan rumah jabatan dan menjaga lingkungan kami tetap bersih,” ucap Bupati Husniah dengan mata berkaca-kaca.
Melihat langsung kondisi rumah Idham, Bupati Husniah pun tak kuasa menahan tangis.
Ia menyampaikan keprihatinannya sekaligus janji untuk segera menindaklanjuti dengan memberikan bantuan bedah rumah.
“Ini bukan hanya soal pekerjaan, ini soal kemanusiaan. Warga seperti Idham harus menjadi prioritas dalam perhatian kita,” tegasnya.
Bupati Husniah juga ingin memastikan bahwa data yang diterima sesuai dengan kondisi nyata di lapangan.
Juga memberikan arahan tegas kepada jajaran kecamatan dan kelurahan agar penyaluran bantuan sosial lebih tepat sasaran.
“Tolong, data penerima manfaat harus benar-benar akurat. Warga miskin harus masuk dalam prioritas bantuan. Jangan sampai ada yang luput lagi,” ujarnya.
Bupati Husniah juga mengajak seluruh masyarakat di wilayah tersebut untuk tetap menjaga kekompakan dan saling peduli dengan hati yang tulus.
Sementara itu, Idham, dengan suara bergetar karena haru, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang luar biasa dari pemimpinnya.
“Terima kasih, Bu. Kehadiran Ibu adalah berkah bagi kami sekeluarga. Kami tidak menyangka, Ibu mau datang langsung ke rumah kami,” pungkasnya sambil menahan tangis.
Husniah Talenrang!
Sitti Husniah Telenrang makin dikenal oleh masyarakat Gowa usai terpilih sebagai Bupati di Pilkada 2024 lalu.
Sebelumnya, Husniah Telenrang sudah populer setelah dikenal sebagai adik kandung Perwira Tinggi Polri, yaitu Komjen Pol Muhammad Fadil Imran, pernah menjabat sebagai Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri.
Sitti Husniah Talenrang, lahir di Ujung Pandang pada 20 Maret 1977.
Husniah adalah politisi perempuan berusia 47 tahun yang juga pernah menjabat sebagai Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gowa periode 2019-2024.
Saat ini, ia juga dipercaya sebagai Ketua DPW PAN Sulawesi Selatan.
Husniah Talenrang tidak hanya dikenal karena posisinya sebagai Bupati Gowa, tetapi juga karena hubungan keluarganya.
Meski berasal dari keluarga dengan latar belakang karir yang kuat di kepolisian, Husniah memilih jalur berbeda sebagai politisi dan pengusaha.
Selain itu Husniah juga memiliki latar belakang keluarga bangsawan.
Berdasarkan silsilah, ia adalah keturunan Raja Gowa IX, Daeng Matanre Karaeng Mangngutungi Tumapa’risi Kallonna.
Soal pendidikan, Sitti Husniah memulai pendidikannya di SMA Negeri 3 Makassar dari tahun 1992 hingga 1995.
Setelah menyelesaikan pendidikan menengah atas, ia melanjutkan ke jenjang Diploma 3 di STIM Nitro dari tahun 1995 sampai 1998.
Tekadnya untuk terus belajar membawa Husniah melanjutkan pendidikan S1 di STIEM Bongaya, di mana ia menyelesaikan studinya pada tahun 2002.
Tak berhenti di situ, Sitti Husniah kembali ke bangku kuliah untuk mengejar gelar S2 di Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar. Ia menyandang gelar S2 pada tahun 2022.
Dedikasinya terhadap pendidikan berlanjut dengan menyelesaikan program S3 di universitas yang sama pada tahun ini.
Karir politik Sitti Husniah di DPRD Kabupaten Gowa dimulai pada tahun 2019.
Kala itu ia terpilih sebagai anggota DPRD Kabupaten Gowa, posisi yang diembannya hingga tahun 2024.
Jauh sebelum terlibat dalam politik, Husniah terjun dalam berbagai organisasi sejak usia muda. Ia menjadi anggota regu Gerakan Pramuka pada tahun 1990-1991.
Pada tahun 2020-2025, Sitti Husniah diberi amanah menjadi anggota Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka.
Kontribusi Sitti Husniah dalam Gerakan Pramuka diakui dengan penghargaan dari Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sulawesi Selatan tahun 2022 dan 2023.
Penghargaan ini menjadi bukti dedikasinya terhadap pengembangan generasi muda melalui kegiatan kepramukaan.

Iklan Bersponsor Google
Leave a Reply