Iklan Google AdSense

Bakal Buka Seleksi CPNS 2026, Pemkab Bone Usul 138 Formasi

Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman

Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman

HISTORIAL.ID, Bone — Pemerintah Kabupaten Bone berpeluang untuk membuka seleksi CPNS 2026. Pemkab Bone kini mengusulkan 138 formasi untuk CPNS 2026. Usulan ini disebut diprioritaskan untuk tenaga teknis, tenaga medis dan tenaga pendidikan.

Iklan Google AdSense

“Usulan ini telah dikirim sebelum tenggat waktu 31 Maret 2026. Formasi yang diajukan mencakup sektor prioritas yakni tenaga pendidikan (guru), tenaga kesehatan, hingga tenaga teknis,” ujar Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman.

Meski mengusulkan formasi CPNS, Andi Asman menyebut jika jumlah PNS di Kabupaten Bone tetap terkontrol dan tidak bertambah. Dia mengaku, hingga akhir 2026 jumlah PNS yang pensiun setara dengan usulan formasi yang diajukan.

Dia mengatakan, usulan itu dilakukan dengan prinsip Zero Growth. Artinya, para PNS yang akan diterima ini sesuai dengan jumlah para PNS yang pensiun.

“Artinya hanya untuk mengganti yang pensiun,” kata dia.

Meski usulan formasi yang dikirim itu adalah formasi CPNS, pihak Pemkab Bone belum berani menyatakan apakah formasi yang dibuka untuk PNS ataukan PPPK. Pihaknya masih akan menunggu keputusan dari pemerintah pusat.

“Untuk pastinya kami belum tahu apakah nantinya keluar sebagai CPNS atau PPPK, karena keputusan akhir ada di tangan pusat,” katanya.

Pemkab Bone kini dalam posisi menunggu verifikasi dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB). Hingga saat ini, belum ada rincian detail mengenai pembagian kuota per jabatan maupun jadwal resmi pelaksanaan seleksi.

Kepala BKPSDM Bone, Edy Saputra Syam menambahkan, pihaknya belum dapat memastikan total kuota yang disetujui. Sebab, seluruh proses dilakukan secara terintegrasi melalui sistem.

“Kami belum bisa memastikan berapa banyak formasi yang disetujui karena prosesnya by sistem, yang jelas kami sudah mengajukan 138 formasi untuk kebutuhan di Bone. Kami juga tidak ingin berasumsi mengenai jumlah kuota yang didapat, sebab masih harus diverifikasi kembali oleh tim teknis Menpan dan BKN,” ucapnya.(egg)

Iklan Bersponsor Google

Leave a Reply