HISTORIAL.COM, Gowa — Daeng Limpo, warga Kelurahan Benteng Somba Opu, Kecamatan Barombong, Gowa melihat sebuah boks misterius tersimpan di atas gerobak. Sudah berhari-hari, boks itu tidak diambil pemiliknya.
Iklan Google AdSense
Hingga suatu hari, Daeng Limpo akhirnya memanggil seorang Babinsa. Dia dan Babinsa itu kemudian bersama-sama membuka boks itu. Tidak disangka, isinya adalah jasad bayi laki-laki yang kini membusuk.
“Awalnya kemarin masih ada di situ. Pas besoknya masih juga, jadi saya cari petugas untuk buka. Ternyata isinya bayi,” ujarnya kepada awak media.
Ia mengaku tidak menaruh curiga sebelumnya karena mengira boks tersebut hanyalah barang titipan biasa.

“Tidak menyangka kalau itu bayi. Biasanya orang titip barang. Kebetulan ada Babinsa lewat, saya suruh singgah dan buka, baru diketahui isinya bayi,” tambahnya.
Menerima laporan tersebut, petugas kepolisian langsung mendatangi lokasi dan memasang garis polisi. Aparat kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengungkap pelaku pembuangan bayi tersebut.
Tim forensik dari Dokkes Polda Sulawesi Selatan yang turut turun ke lokasi memastikan kondisi jasad bayi sudah dalam keadaan membusuk dan diperkirakan telah meninggal dunia sejak dua hingga tiga hari lalu.
Dantim Forensik Dokkes Polda Sulsel, Ipda Sultan, mengatakan pihaknya langsung bergerak setelah menerima laporan dari Polres Gowa.
“Begitu kami ditelepon, kami langsung menuju TKP di Benteng Somba Opu. Bayi ditemukan di atas gerobak dalam kondisi sudah membusuk,” ungkapnya.(egg)

Iklan Bersponsor Google
Leave a Reply