HISTORIAL.ID – GOWA – Pemerintah Kabupaten Gowa terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Salah satu langkah strategis yang kini didorong adalah optimalisasi penerimaan dari sektor Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Opsen Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).
Iklan Google AdSense
Hal ini disampaikan Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, saat membuka High Level Meeting Optimalisasi Penerimaan Opsen PKB dan Opsen BBNKB yang digelar Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Gowa di Hotel Claro Makassar, Rabu (20/8).
“Kegiatan ini merupakan langkah nyata dalam menggali potensi PAD, dimulai dari sosialisasi hingga membangun sinergi antara pemerintah daerah, camat, kepala desa, dan lurah,” ujar Bupati Husniah.
Ia menegaskan, pendapatan daerah adalah kunci utama keberhasilan pembangunan yang berkelanjutan. Oleh karena itu, peningkatan efektivitas pemungutan pajak dan penguatan sinergitas lintas sektor menjadi sangat penting untuk memperkuat kemandirian fiskal daerah.

“Masih rendahnya tingkat kepatuhan wajib pajak menjadi tantangan tersendiri. Untuk itu, Bapenda perlu memperkuat pengawasan, intensif melakukan sosialisasi, serta mengembangkan sistem digitalisasi agar proses pemungutan pajak lebih mudah dan transparan,” jelasnya.
Sebagai bentuk keseriusan, Bupati pun menetapkan target penerimaan opsen PKB sebesar Rp56 miliar dan Opsen BBNKB sebesar Rp46 miliar untuk tahun 2025. Ia juga mengimbau seluruh jajaran pemerintah, mulai dari tingkat kabupaten hingga desa, agar menjadi teladan dalam kepatuhan pajak.
“Dengan sinergi yang solid, saya yakin kita bisa menciptakan sistem pemungutan pajak yang transparan dan profesional. Jadikan momentum ini sebagai titik awal untuk meningkatkan kualitas pengelolaan PAD demi terwujudnya Gowa yang maju dan sejahtera,” harapnya.
Sementara itu, Kepala Bapenda Gowa, Indra Wahyudi Yusuf, menyebut kegiatan ini berlangsung selama dua hari dan diikuti oleh seluruh SKPD pengelola PAD, camat, serta kepala desa/lurah.
“Kami ingin mempercepat peningkatan PAD melalui penguatan sinergi lintas instansi. Ini menjadi langkah konkret untuk mencapai target opsen PKB dan BBNKB secara terintegrasi dan berkelanjutan,” tutupnya.

Iklan Bersponsor Google
Leave a Reply