HISTORIAL.ID – Gowa – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Gowa menggelar diskusi bersama Pendamping Sumber Daya Manusia Program Keluarga Harapan (SDM PKH) Kabupaten Gowa di Kantor BPS Kabupaten Gowa. Diskusi ini membahas persiapan pelaksanaan Ground Check Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) 2025 melalui Aplikasi SIKS-NG (Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation).
Iklan Google AdSense
Kegiatan ini menjadi langkah awal sebelum Pendamping SDM PKH turun langsung ke lapangan untuk melakukan Ground Check DTSEN. Sebagai bentuk dukungan, BPS Kabupaten Gowa memberikan pelatihan teknis terkait penggunaan Aplikasi SIKSMA yang akan menjadi alat utama dalam pelaksanaan verifikasi data.
Materi pelatihan dibawakan oleh Ibu Fauziah dari BPS Kabupaten Gowa. Menurut beliau, pelatihan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi terkait pertanyaan dan indikator data keluarga penerima manfaat yang tercatat dalam DTSEN.
“Dengan persepsi yang sama, diharapkan hasil verifikasi di lapangan lebih akurat dan tepat sasaran,” ungkapnya.

Salah satu Pendamping SDM PKH Kabupaten Gowa, Muhammad Fadhil, menyampaikan apresiasinya kepada Koordinator Kabupaten SDM PKH dan BPS Kabupaten Gowa atas inisiatif penyelenggaraan pelatihan ini.
“Kami sangat berterima kasih atas kesempatan ini. Materi yang diberikan sangat membantu kami dalam memahami teknis pelaksanaan Ground Check DTSEN. Harapan kami, hasil pendataan ini benar-benar dapat membantu masyarakat kurang mampu dan meminimalisir kesalahan sasaran bantuan,” ujarnya.
Dengan adanya kolaborasi antara BPS Kabupaten Gowa dan SDM PKH, diharapkan pelaksanaan Ground Check DTSEN 2025 dapat berjalan efektif dan menghasilkan data yang valid untuk mendukung program perlindungan sosial di Indonesia.

Iklan Bersponsor Google
Leave a Reply