HISTORIAL.ID – MAKASSAR – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Provinsi Sulawesi Selatan menggelar Musyawarah Daerah (Musda) bagi Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN kabupaten dan kota.
Iklan Google AdSense
Musda ini dilaksanakan secara serentak melalui daring dan dibuka langsung oleh Ketua Umum DPP PAN, Zulkifli Hasan, pada Minggu (28/12).
Ketua DPW PAN Sulsel, Husniah Talenrang, mengungkapkan bahwa dari total 24 kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan, sebanyak 18 DPD telah mengikuti Musda tahap pertama.
“Alhamdulillah, Musda hari ini berjalan lancar dan telah menetapkan ketua formatur serta tim formatur. Selanjutnya, mereka akan bermusyawarah secara internal untuk menyusun dan merampungkan kepengurusan,” ujar Husniah kepada awak media.

Bupati perempuan pertama di Gowa ini juga menegaskan bahwa PAN Sulsel siap melakukan penguatan dan pembenahan struktur organisasi di seluruh wilayah.
Tim formatur yang terbentuk memiliki tugas utama menyusun kepengurusan mulai dari tingkat DPD, DPC, hingga struktur di bawahnya.
Secara nasional, PAN menargetkan masuk tiga besar partai politik. Khusus di Sulawesi Selatan, PAN memasang target lebih ambisius, yakni menjadi partai terbesar dengan memastikan seluruh daerah pemilihan terisi kursi legislatif.
Untuk DPRD Provinsi Sulsel, PAN menargetkan minimal sembilan kursi, sementara untuk DPR RI ditargetkan meraih empat kursi atau lebih. Menurut Husniah, pencapaian target legislatif tersebut akan menjadi modal kuat dalam mengusung dan memenangkan calon kepala daerah.
“Apalagi ke depan masih terbuka kemungkinan adanya perubahan mekanisme pemilihan kepala daerah. Daerah yang mengalami penurunan perolehan kursi akan menjadi perhatian khusus,” jelasnya.
Ia menambahkan, evaluasi menyeluruh akan dilakukan, termasuk kemungkinan pergantian ketua DPD jika diperlukan.
Figur yang dipilih nantinya harus memiliki tingkat pengenalan publik yang baik serta potensi elektoral kuat, bahkan berpeluang maju sebagai calon kepala daerah.
Sementara itu, enam kabupaten/kota yang belum melaksanakan Musda, yakni Barru, Pinrang, Sidrap, Soppeng, Tana Toraja, dan Palopo, akan mendapat atensi khusus. DPW PAN Sulsel menargetkan Musda di wilayah tersebut dapat digelar pada Januari mendatang.
Sekretaris DPW PAN Sulsel, Chaidir Syam, menjelaskan bahwa dari 18 daerah yang telah melaksanakan Musda, sebagian telah menetapkan ketua formatur yang otomatis menjadi ketua DPD, sementara sebagian lainnya masih berbentuk tim formatur.
“Proses ini berjalan dinamis dan sesuai dengan mekanisme partai,” ujar Chaidir Syam yang juga menjabat sebagai Bupati Maros.
Berikut hasil Musda di 18 kabupaten dan kota:
* Bantaeng: Suardi (Ketua Formatur)
* Bone: A. Wahyudi, Herman, Nursalam, Faisal (Formatur)
* Bulukumba: A. Edy Manaf (Ketua Formatur)
* Enrekang: Mitra Fakhruddin (Ketua Formatur)
* Gowa: Taufiq Surullah (Ketua Formatur)
* Jeneponto: Syamsuddin Karlos (Ketua Formatur)
* Kepulauan Selayar: Sofyan Indra Pratama Ramli (Ketua Formatur)
* Makassar: Irfan Malluserang, Hamzah Hamid, Sangkal Saddiko, Nasir (Formatur)
* Parepare: Hermanto (Ketua Formatur)
* Luwu: Dr. Husmaruddin, Hj. Asni, Andri (Formatur)
* Luwu Timur: Usman Sadiq (Ketua Formatur)
* Luwu Utara: Karimuddin (Ketua Formatur)
* Maros: Muh. Gemilang Pagessa (Ketua Formatur)
* Pangkep: Abdul Rauf (Ketua Formatur)
* Sinjai: Arifuddin (Ketua Formatur)
* Takalar: Hj. Nurlaini Kahar (Ketua Formatur)
* Toraja Utara: Yopie Rante Maliko (Ketua Formatur)
* Wajo: A. Merli, Kevin, Andi Palaguna (Formatur)
Chaidir menambahkan, PAN Sulsel menargetkan seluruh rangkaian Musda rampung pada Januari 2026. Dengan demikian, pelantikan pengurus DPW dan DPD PAN se-Sulawesi Selatan dapat dilaksanakan pada Februari hingga Maret mendatang.

Iklan Bersponsor Google
Leave a Reply