Iklan Google AdSense

Puluhan Orang Diduga Anggota TNI Serang Polres Tarakan, 5 Polisi Terluka

Viral sejumlah orang yang tidak dikenal atau OTK menyerang Markas Polres (Mapolres) Tarakan, Kalimantan Utara pada Senin, 24 Februari 2025. Foto (Ist)

Viral sejumlah orang yang tidak dikenal atau OTK menyerang Markas Polres (Mapolres) Tarakan, Kalimantan Utara pada Senin, 24 Februari 2025. Foto (Ist)

HISTORIAL.ID – Sebuah insiden penyerangan terhadap Markas Polres Tarakan, Kalimantan Utara, menjadi viral di media sosial. Kejadian ini berlangsung pada Senin malam, 24 Februari 2025, sekitar pukul 23.36 WITA.

Iklan Google AdSense

Sekelompok orang tidak dikenal (OTK), yang diduga berjumlah sekitar 20 orang, tiba di Polres Tarakan dengan membawa balok kayu dan benda tumpul lainnya.

Mereka menyerang Pos Pengamanan Polres Tarakan dan melanjutkan aksi mereka dengan merusak fasilitas di dalam Mapolres.

Dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @medsoszone, tampak para OTK tersebut langsung menggeruduk pos pengamanan dan kemudian masuk ke dalam markas polisi.

Mereka melempar kursi dan benda lainnya, menciptakan suasana yang semakin tidak kondusif.

Akibat penyerangan tersebut, lima anggota Polres Tarakan dilaporkan terluka dan dilarikan ke RSUD Jusuf K untuk mendapatkan perawatan intensif.

Selain korban luka, penyerangan ini juga merusak sejumlah fasilitas, termasuk meja, kursi, dan kaca ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT).

Menurut informasi yang beredar, OTK yang terlibat dalam insiden ini diduga merupakan oknum anggota TNI.

Mereka dikabarkan melakukan penyerangan dan pemukulan terhadap dua anggota polisi yang sedang berjaga.

Kejadian ini juga telah mendapat konfirmasi dari Pangdam VI Mulawarman, Mayjen NI Rudy Rachmat Nugraha, melalui Kapendam VI Mulawarman, Kolonel Kav Kristiyanto.

“Memang benar semalam kami mendapatkan informasi bahwa di Tarakan terjadi insiden antara oknum TNI dan Polri,” ujar Kristiyanto.

Saat ini, pihak TNI sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut dan telah memanggil oknum-oknum yang diduga terlibat dalam penyerangan tersebut.

Iklan Bersponsor Google

Leave a Reply