HISTORIAL.ID – Jakarta – Timnas Futsal Indonesia harus mengakui keunggulan Argentina di turnamen Futsal 4 Nations World Series. Bertanding di Jakarta International Velodrome, skuad Garuda takluk dengan skor 2-4.
Iklan Google AdSense
Turnamen Futsal 4 Nations World Series 2025 merupakan turnamen yang digelar di Jakarta International Velodrome, Indonesia. Turnamen ini mempertemukan empat negara, yaitu Indonesia, Jepang, Arab Saudi dan Argentina.
Di pertandingan pertama, Timnas Futsal Indonesia mampu mengalahkan Jepang. Di pertandingan kedua ini, Skuad Garuda tak berkutik melawan Argentina.
Dalam 16 menit pertama, Argentina mampu unggul dua gol lewat aksi Leandro Artamirano dan Matias Rosa. Timnas Futsal Indonesia sempat membalas melalui Israr Megaranta dan memperkecil skor menjadi 1-2.

Namun, Matias Rosa kembali mencetak gol untuk Argentina di menit ke-19. Skor 3-1 untuk keunggulan Argentina bertahan hingga turun minum.
Di babak kedua, pertandingan tetap ketat. Kedua tim saling menekan dengan intens.
Jual beli serangan terus terjadi sepanjang laga. Timnas Futsal Indonesia dan Argentina sama-sama mencari peluang mencetak gol.
Timnas Futsal Indonesia berhasil mencetak gol lewat Guntur Sulistyo Ariwibowo. Gol itu membuat skor menjadi 2-3.
Menjelang akhir pertandingan, Argentina ternyata mampu menambah gol. Mereka semakin menjauh dari Indonesia.
Skor akhir laga ini menjadi 4-2 untuk kemenangan Argentina. Timnas Futsal Indonesia harus mengakui keunggulan lawan.
Memori Kelam Tim Futsal Indonesia Kalah Telak Skor 20-1 Lawan Argentina
Timnas Futsal Indonesia memiliki kenangan buruk ketika menghadapi Argentina. 23 tahun lalu, Indonesia menderita kekalahan telak 1-20 dari Argentina.
Sepanjang sejarahnya, Indonesia telah bertemu dengan Argentina dua kali di ajang internasional, dan kedua pertemuan tersebut berakhir dengan kekalahan bagi tim Merah Putih.
Kekalahan pertama yang paling menyakitkan terjadi pada Kuala Lumpur World Series Futsal 2003. Di turnamen tersebut, Indonesia harus menelan pil pahit dengan skor 1-20 dari Argentina, sebuah kekalahan yang hingga kini menjadi yang terbesar dalam sejarah futsal Indonesia.
Kekalahan kedua terjadi lima tahun kemudian, tepatnya dalam turnamen “KL World 5’s 2008” di Kuala Lumpur. Dalam laga terakhir fase grup, Indonesia kembali takluk dengan skor 0-6 dari Argentina.
Namun, kondisi tim futsal Indonesia kini sudah jauh berbeda. Pasukan Garuda tidak lagi gentar menghadapi lawan, dan mereka bertekad untuk memperbaiki rekor buruk melawan Albiceleste.
Di bawah arahan pelatih Hector Souto, Indonesia berusaha untuk meraih kemenangan atas Argentina dalam ajang 4Nations World Series 2025 yang digelar di Jakarta International Velodrome pada Sabtu (1/2).
Kemenangan atas Jepang di laga perdana memberikan kepercayaan diri bagi Evan Soumilena dan rekan-rekan menjelang pertandingan melawan Argentina.
“Kami sadar Argentina memiliki pemain-pemain top. Mereka semua bermain di liga-liga Eropa yang kompetitif, di klub-klub besar,” ujar Souto setelah pertandingan Indonesia vs Jepang, sebagaimana dikutip dari Antara.
“Kami hanya perlu bermain bersama sebagai tim dan memastikan para pemain percaya diri. Itulah kunci yang kami butuhkan,” tambah pelatih asal Spanyol tersebut.
Argentina, yang merupakan langganan Piala Dunia Futsal, kini menduduki peringkat ketiga dunia. Sementara itu, Indonesia yang berada di peringkat ke-28 dunia, bertekad untuk memberikan kejutan dalam laga tersebut.

Iklan Bersponsor Google
Leave a Reply