HISTORIAL.ID – Masa libur Natal 2024 dan tahun baru 2025 berlangsung saat puncak musim hujan terjadi di sebagian wilayah Indonesia.
Iklan Google AdSense
Puncak Musim Hujan 2024/2025 diprediksi terjadi pada Bulan November 2024 hingga Februari 2025.
Wilayah yang diprakirakan mengalami puncak musim hujan pada November – Desember 2024, antara lain sebagian Sumatera, pesisir selatan Pulau Jawa, dan Kalimantan.
Sedangkan wilayah yang diprakirakan mengalami puncak musim hujan pada periode Bulan Januari – Februari 2025 yaitu wilayah Lampung, Jawa bagian utara, sebagian kecil dari Sulawesi, Bali, NTB, NTT, dan sebagian besar Papua.

Sebagaimana dilansir dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), fenomena La Nina lemah menyebabkan intensitas hujan diperkirakan meningkat 20% dibandingkan kondisi normal.
Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati menyebut bahwa curah hujan di Jawa Timur bisa mencapai kategori sangat tinggi hungga lebih dari 500mm.
Hal tersebut disampaikan Dwikorita saat rapat koordinasi (rakor) kesiapsiagaan bencana Hidrometeorologis di Gedung Grahadi Surabaya pada Sabtu, 21 Desember 2024.
Dalam kesempatan tersebut, Dwikorita menerangkan bahwa seluruh wilayah di Jawa Timur telah memasuki musim hujan dengan puncak musim hujan diprakirakan terjadi di Bulan Februari 2025.
“Prakiraan curah hujan sepanjang Desember 2024 – Januari 2025 wilayah Jawa Timur umumnya berada pada kategori menengah hingga sangat tinggi (201- >500mm,Red) dengan sifat hujan normal hingga atas normal,” kata Dwikorita.
Sementara, Deputi Klimatologi BMKG, Ardhasena menerangkan bahwa hingga pertengahan November 2024 (Dasarian I-II), indeks ENSO (gangguan iklim dari Samudra Pasifik) menunjukkan kecenderungan La Nina lemah, sementara indeks Indian Ocean Dipole (IOD) (gangguan iklim dari Samudra Hindia) menunjukkan nilai IOD negatif menuju netral.
Lanjut Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto menambahkan, saat ini terdapat bibit siklon tropis 96S di Samudra Hindia sebelah barat daya Bengkulu dan Bibit Siklon Tropis 99B yang terpantau di Samudra Hindia sebelah barat Aceh.
Kedua bibit siklon tropis tersebut memberikan dampak langsung maupun tidak langsung terhadap cuaca dan perairan di wilayah Indonesia bagian barat.
“Puncak Musim Hujan 2024/2025 diprediksi terjadi sampai Bulan Februari 2025. Wilayah yang diprakirakan mengalami puncak musim hujan pada November – Desember 2024 antara lain sebagian Sumatera, pesisir selatan Pulau Jawa, dan Kalimantan, sedangkan wilayah yang diprakirakan mengalami puncak musim hujan pada periode Bulan Januari – Februari 2025 yaitu wilayah Lampung, Jawa bagian utara, sebagian kecil dari Sulawesi, Bali, NTB, NTT, dan sebagian besar Papua,” papar Ardhasena.

Iklan Bersponsor Google
Leave a Reply