Iklan Google AdSense

Dukung Program Gowa Sejahtera, Suami Bupati Gowa, H. Khaerul Aco Tunjukkan Aksi Nyata untuk Warga Miskin Ekstrem

Direktur Umum PDAM Gowa, Khaerul Aco, peletakan batu pertama bedah rumah salah satu warga miskin ekstrem di Kampung Sapiria, Desa Romanglasa, Kecamatan Bontonompo, sebagai bagian dari program Gowa Sejahtera

Direktur Umum PDAM Gowa, Khaerul Aco, peletakan batu pertama bedah rumah salah satu warga miskin ekstrem di Kampung Sapiria, Desa Romanglasa, Kecamatan Bontonompo, sebagai bagian dari program Gowa Sejahtera. Foto (Ist)

HISTORIAL.ID – GOWA – Teladan dari sosok di balik kursi pemerintahan, suami Bupati Gowa, H. Khaerul Aco kembali menunjukkan peran aktifnya dalam perjuangan menyejahterakan masyarakat Gowa. Lewat program Gowa Sejahtera, ia tampil sebagai simbol kepemimpinan empatik dengan turun langsung membantu warga miskin ekstrem.

Iklan Google AdSense

H. Khaerul Aco mengunjungi dua keluarga di Kampung Sapiria, Desa Romanglasa, Kecamatan Bontonompo, Sabtu (3/5/2025).

Kunjungan tersebut bukan sekadar seremonial. Ia hadir sebagai orangtua asuh, memberikan bantuan konkret dan komitmen untuk mendampingi mereka hingga mandiri.

Dua keluarga penerima bantuan, yakni keluarga Arfah dan Nurlena, kini memiliki pijakan baru untuk membangun masa depan.

Dalam kunjungan itu, H. Khaerul Aco menyerahkan bantuan berupa modal usaha, alat produktif, dan memulai proses bedah rumah.

“Alhamdulillah hari ini kami kembali mengunjungi kediaman Ibu Nurlena untuk memberikan modal usaha, dan rumah Pak Arfah untuk bantuan bedah rumah. Semoga berkah,” ujar H. Khaerul Aco kepada awak media.

Selain bantuan dana, suami Bupati Gowa ini juga membawa mesin jahit sebagai modal usaha rumahan bagi Nurlena.

Sementara itu, perbaikan rumah Pak Arfah langsung dimulai, memberi harapan baru akan tempat tinggal yang lebih layak dan sehat.

Langkah ini menjadi bukti bahwa Gowa Sejahtera bukan sekadar agenda birokrasi. Melalui aksi nyata H. Khaerul Aco, program ini menyerukan kepada pejabat Pemkab Gowa dan direksi BUMD untuk turut menjadi orangtua asuh dan mengambil bagian dalam pemberantasan kemiskinan ekstrem.

Program ini menekankan bahwa perubahan tak cukup hanya dengan bantuan sesaat. Pendampingan berkelanjutan, pembinaan, dan pemberdayaan ekonomi menjadi kunci dalam menciptakan kemandirian warga.

H. Khaerul Aco membuktikan bahwa perubahan besar bisa dimulai dari langkah kecil dengan niat yang tulus. Dari Kampung Sapiria, secercah harapan kini mulai tumbuh, menandai babak baru perjuangan mewujudkan Gowa yang lebih sejahtera.

Iklan Bersponsor Google

Leave a Reply