HISTORIAL.ID – JAKARTA – Kebakaran hebat yang melanda Glodok Plaza, Jakarta, pada Rabu (15/1/2025), diduga menelan korban jiwa, termasuk seorang pramugari asal Toraja, Aulia Belinda Kurapak (25).
Iklan Google AdSense
Aulia, yang tengah menghadiri acara ulang tahun di Glodok Plaza, bersama rekannya, Oshima Yukari, juga seorang pramugari, dilaporkan tidak sempat menyelamatkan diri saat api berkobar.
Aulia Belinda dikenal melalui akun Instagram @auliablnda dengan lebih dari 10 ribu pengikut. Hingga api berhasil dipadamkan pada Kamis pagi, Aulia dan Oshima belum ditemukan.
Proses pencarian dan identifikasi jenazah masih berlangsung, dengan harapan keluarga mendapatkan kepastian secepatnya.

Ibu korban, Ani Tandi Rapak, mengungkapkan bahwa komunikasi terakhir dengan putrinya terjadi pada sore hari sebelum kebakaran.
“Dia memberi tahu sedang jalan-jalan bersama teman-temannya di Glodok,” ungkap Ani dengan suara penuh haru.
Aulia, anak kedua dari empat bersaudara, dikenal sebagai sosok ceria dan penuh semangat. Pertemuan terakhir dengan keluarga terjadi pada 3 Januari 2025 saat acara lamaran kakaknya di Makassar.
“Kami hanya bisa menunggu hasil identifikasi dan berharap ada kepastian secepatnya,” ujar Ani, yang tampak tertekan dengan ketidakpastian tersebut.
Kabar hilangnya Aulia mendapat perhatian dari Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat, Frederik Kalalembang, yang juga berasal dari Toraja. Frederik memastikan berkomunikasi langsung dengan RS Polri untuk memantau proses identifikasi jenazah.
“Saya mendapat kabar dari keluarga di kampung bahwa Aulia diduga menjadi korban dalam kebakaran Glodok. Saya berharap identifikasi bisa segera tuntas untuk memberikan kepastian kepada keluarga,” ujar Frederik, yang juga Ketua Ikatan Keluarga Asal Toraja Nusantara (IKaT Nusantara).
Proses identifikasi jenazah dilakukan oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) RS Polri Kramat Jati menggunakan metode DNA, karena kondisi korban yang terbakar parah.
Kepala RS Polri, Brigjen Polisi Prima Heru Yulihartono, menyebutkan bahwa proses ini diperkirakan memakan waktu sekitar satu pekan.
Hingga saat ini, penyebab kebakaran Glodok Plaza masih dalam penyelidikan. Peristiwa tersebut tidak hanya menelan korban jiwa, tetapi juga menyebabkan kerugian material yang sangat besar.
Keluarga korban, bersama masyarakat Toraja di Jakarta, berharap ada kepastian terkait nasib Aulia Belinda dan korban lainnya.
“Kami semua berdoa agar proses ini berjalan lancar, dan keluarga korban diberi kekuatan,” tutup Frederik.

Iklan Bersponsor Google
Leave a Reply