HISTORIAL.ID – JAKARTA – Mantan Komisioner KPU Wahyu Setiawan tak memenuhi panggilan KPK untuk diperiksa sebagai saksi guna melengkapi berkas penyidikan Hasto Kristiyanto.
Iklan Google AdSense
Juru bicara KPK Tessa Mahardhika Sugiarto mengungkapkan bahwa Wahyu meminta penjadwalan ulang pemeriksaan tersebut pada Senin (6/1) mendatang.
“Info yang kami dapatkan dari penyidik, yang bersangkutan [Wahyu Setiawan] meminta untuk reschedule di hari Senin [6 Januari 2025],” ujar Tessa kepada wartawan, di lansir kumparannews, Kamis (2/1).
“Jadi 4 hari lagi. Untuk 4 hari ke depan, yang bersangkutan bersedia untuk hadir,” sambungnya.

Tessa menyebut bahwa Wahyu meminta penjadwalan ulang lantaran ada urusan yang tidak bisa ditinggalkan.
“Alasan ketidakhadirannya karena ada kegiatan yang tidak bisa ditinggalkan. Namun, yang bersangkutan bersedia untuk hadir hari Senin nanti,” katanya.
Pada pemeriksaan Senin nanti, lanjut dia, KPK berharap Wahyu dapat menyampaikan informasi dan keterangan yang sebenarnya kepada penyidik.
“Karena saksi ini sudah selesai menjalani semua proses hukum yang dikenakan kepada yang bersangkutan, jadi seharusnya yang bersangkutan bisa hadir dan menyampaikan keterangan seusai dengan fakta apa adanya,” pungkas Tessa.
Wahyu juga telah pernah diperiksa KPK terkait kasus suap Harun Masiku. Ia diperiksa penyidik pada Senin (29/7/2024) lalu.
Dalam pemeriksaan itu, Wahyu didalami terkait lima orang yang dicegah ke luar negeri oleh KPK saat itu. Akan tetapi, dia mengeklaim tak mengetahui alasan penyidik mencegah kelima orang tersebut.
Jauh sebelum itu, Wahyu juga sempat diperiksa oleh KPK sebagai saksi pada Kamis (28/12/2023) lalu. Pemeriksaan itu dilakukan usai Wahyu mendapat Pembebasan Bersyarat per tanggal 6 Oktober 2023 setelah menjalani hukuman karena dinyatakan bersalah menerima suap.
Dalam pemeriksaan tersebut, Wahyu didalami pengetahuannya terkait keberadaan Harun Masiku. Saat itu, ia mengaku tak mengetahui posisi Masiku.
Bahkan, ia menegaskan bakal menangkap Masiku jika memang mengetahui keberadaan sang buron yang tak kunjung diringkus KPK hingga kini.

Iklan Bersponsor Google
Leave a Reply