HISTORIAL.ID – Konflik yang terus memanas antara Amerika Serikat dan Iran kini tidak hanya memicu ketegangan geopolitik global, tetapi juga menguras anggaran militer dalam jumlah yang sangat besar.
Iklan Google AdSense
Analisis yang dipublikasikan oleh Anadolu Agency menyebutkan bahwa operasi militer Amerika Serikat terhadap Iran diperkirakan telah menelan biaya lebih dari 10,35 miliar dolar AS hanya dalam 10 hari pertama eskalasi konflik.
Dengan kurs sekitar Rp16.696 per dolar AS, angka tersebut setara dengan sekitar Rp170 triliun.
Biaya tersebut mencakup berbagai operasi militer, mulai dari serangan udara, pengerahan kapal perang, operasi pesawat tempur, hingga penggunaan sistem pertahanan rudal canggih untuk menghadapi serangan drone dan misil di kawasan Timur Tengah.

Penggunaan sistem pertahanan udara modern menjadi salah satu faktor utama membengkaknya biaya perang. Setiap peluncuran interceptor dari sistem seperti Patriot atau THAAD dapat menelan biaya jutaan dolar dalam sekali tembak.
Jika konflik ini berlangsung lebih lama, para analis memperkirakan biaya perang bisa meningkat jauh lebih besar dan berpotensi menambah tekanan pada anggaran pertahanan Amerika Serikat.
Situasi ini juga meningkatkan kekhawatiran dunia terhadap eskalasi konflik yang lebih luas di Timur Tengah.

Iklan Bersponsor Google
Leave a Reply