GOWA – Banjir melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Selasa (11/2/25).
Iklan Google AdSense
Di Dusun Sunggumanai, Desa Belapunranga, Kecamatan Parangloe, air mulai menggenangi rumah, jalanan dan areal pertaian warga sejak Selasa dinihari dan ketinggiannya telah mencapai leher orang dewasa pada Selasa siang.
Warga Desa Belapunranga, Agus Maulana, menguplaod video dirinya sedang berenang melewati banjir yang menggenangi halaman rumahnya.
Dalam video itu, air terlihat sampai leher Maulana.

Di video, Maulana juga berteriak ke arah orang yang merekamnya dari atas rumah panggung.
“Sampai leher’mi (air)”.
Di media sosial, beberapa akun Instagram mengunggah video kondisi banjir di sejumlah titik di Kabupaten Gowa.
Ada juga video yang memperlihatkan kondisi Jembatan Kembar Gowa pada pukul 14.30 Wita, di mana air Sungai Jeneberang yang mengalir di bawahnya sudah hampir mencapai jembatan.
Banjir tak hanya terjadi di Gowa, tetapi juga di beberapa daerah lainnya di Sulsel akibat tingginya curah hujan dalam dua hari terakhir.
Bendungan Bili-bili Status Waspada
Sementara itu, elevasi Bendungan Bili-bili Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan dilaporkan meningkat akibat tingginya intensitas hujan tinggi beberapa hari terakhir ini.
Laporan dari posko petugas BBWS Pompenangan untuk elevasi Bendungan Bili-bili Gowa, pukul 13 00 Wita, elevasi mencapai 99.77 mdpl (vol = 263,619 juta m3)
Sedangkan pada pukul 14 00 Wita, elevasi mencapai 99.97* mdpl (vol = 266,787 juta m3)
Sementara untuk elevasi normal Bendungan Bili-bili 99,50 mdp (vol =259.375 juta m3).
Sehingga, elevasi Bendungan Bili-bili saat ini sudah di atas normal alias waspada.
Plh Kepala BPBD Gowa, Wahyudin, mengatakan untuk mempertahankan elevasi normal pintu air Bendungan Bili-bili haru dibuka.
“Jadi sesuai sop untuk mempertahankan tetap normal maka dibuka pintunya,” katanya.
Dia pun mengimbau agar masyarakat untuk tetap waspada khususnya yang berada di daerah pinggiran aliran sungai Jeneberang.
Bupati Gowa terpilih, Husniah Talenrang, turut memantau kondisi banjir yang terjadi di beberapa lokasi di Kabupaten Gowa yang akan resmi dipimpinnya mulai 20 Februari 2025 mendatang.
Dia mengimbau warga untuk selalu berhati-hati dan menjauhi bantaran sungai.
Demi mencegah hal tidak diinginkan, Ketua DPD PAN Gowa ini meminta warga yang kebanjiran untuk melakukan evakuasi mandiri ke tempat yang lebih tinggi atau lebih aman.
Hinga Selasa sore, hujan masih terus mengguyur kawasan Mamminasata, meliput Makassar, Maros, Sungguminasa (Gowa) dan Takalar.
Langit juga masih mendung tebal sehingga diperkirakan hujan masih akan terus mengguyur hingga malam ini.(*)

Iklan Bersponsor Google
Leave a Reply