HISTORIAL.ID – Gencatan senjata yang mengakhiri konflik berkepanjangan di Gaza, Palestina, yang telah berlangsung berbulan-bulan, memunculkan klaim dari dua tokoh penting.
Iklan Google AdSense
Presiden Amerika Serikat Joe Biden dan Presiden terpilih Donald Trump. Keduanya mengklaim memiliki peran besar dalam tercapainya kesepakatan tersebut.
Dalam pidato perpisahan yang disampaikan pada Rabu malam (15/1/2025), Biden menekankan bahwa kesepakatan gencatan senjata itu sebagian besar mencerminkan kerangka proposal yang dia ajukan pada Mei 2024.
Ketika seorang wartawan bertanya siapa yang harus dianggap bertanggung jawab atas kesepakatan itu, Biden menjawab dengan nada santai, “Apakah itu (pertanyaan) lelucon?” Ia menambahkan, “Rencana ini dikembangkan dan dinegosiasikan oleh tim saya, dan sebagian besar akan dilaksanakan oleh pemerintahan yang akan datang.

Itulah sebabnya saya meminta tim saya untuk terus memberi tahu pemerintahan yang akan datang.”
Namun, di sisi lain, Donald Trump juga dengan cepat mengklaim bahwa terobosan tersebut adalah hasil dari kemenangan politiknya dalam pemilu November 2024.
Dalam unggahan di media sosial, Trump mengungkapkan keyakinannya bahwa gencatan senjata tersebut hanya bisa tercapai berkat perjuangan pemerintahannya.
“Perjanjian gencatan senjata EPIC ini hanya bisa terjadi sebagai hasil dari Kemenangan Bersejarah kita di bulan November, karena perjanjian ini memberi isyarat kepada seluruh dunia bahwa Pemerintahan saya akan mengupayakan perdamaian dan merundingkan kesepakatan untuk menjamin keselamatan semua warga Amerika, dan sekutu kita,” kata Trump.
Selama negosiasi yang berlangsung di Doha, Trump mengutus utusan Timur Tengahnya, Steve Witkoff, yang terlibat langsung dalam pembicaraan intensif selama 96 jam terakhir menjelang tercapainya kesepakatan.
Di sisi lain, pemerintahan Biden juga memuji kontribusi Witkoff, yang bekerja bersama utusan Biden, Brett McGurk, yang telah berada di Doha sejak 5 Januari.
Kedua pihak, meskipun saling mengklaim berperan, sepakat bahwa kesepakatan gencatan senjata ini adalah langkah penting menuju pemulihan stabilitas di Gaza, meski tantangan besar masih ada di depan.

Iklan Bersponsor Google
Leave a Reply