Iklan Google AdSense

Anggota Komisi III DPR-RI, Andi Muzakkir Aqil Mengecam Insiden Penembakan Pengacara di Bone

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Indonesia (DPR RI) Andi Muzakkir Aqil angkat bicara terkait dengan kasus tewasnya seorang pengacara yang ditembak OTK di Kabupaten Bone Sulsel. Foto (Ist).

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Indonesia (DPR RI) Andi Muzakkir Aqil angkat bicara terkait dengan kasus tewasnya seorang pengacara yang ditembak OTK di Kabupaten Bone Sulsel. Foto (Ist).

HISTORIAL.ID – BONE – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Indonesia (DPR-RI) Andi Muzakkir Aqil angkat bicara terkait dengan kasus tewasnya seorang pengacara yang ditembak OTK di Kabupaten Bone Sulsel.

Iklan Google AdSense

Anggota Komisi III DPR-RI ini menyayangkan adanya perilaku yang tidak berperikemanusiaan hingga menghilangkan nyawa seseorang.

Andi Muzakkir, meminta kepada APH agar segera melakukan langkah cepat dan terukur terkait persoalan penembakan ini.

“Kasus seperti ini harus menjadi perhatian bersama seluruh APH dan stakeholder terkait, serta wajib menjadi atensi nasional, dan diharapkan hal ini diusut dan diproses secara profesional, akuntabilitas dan memenuhi rasa keadilan,” ungkap Andi Muzakkir yang karib disapa Bang Jack ini.

Andi Muzakkir Aqil, yang juga berlatar belakang seorang advokat mengutuk keras aksi penembakan terhadap saudara Rusdy S Gany.

“Sebagai sesama advokat kami mengutuk keras aksi penembakan ini,” sambungnya.

Ia juga mengungkapkan bela sungkawa yang mendalam kepada keluarga korban.

“Semoga keluarga yang ditinggalkan almarhum di beri kesabaran dan ketabahan,” ujarnya.

Sementara, Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Didik Supranoto, mengungkapkan bahwa, sampai saat ini, polisi telah memeriksa 11 saksi yang berada di lokasi kejadian.

Salah satu di antaranya adalah istri korban yang turut memberikan keterangan penting mengenai peristiwa tersebut.

Seluruh keterangan saksi saat ini sedang didalami untuk mengungkap siapa pelaku penembakan ini.

“Kami terus melakukan pendalaman, tim gabungan telah dibentuk untuk memastikan terungkapnya pelaku dan menangani kasus ini dengan serius,” ujar Kombes Pol Didik Supranoto.

Untuk diketahui, Korban  Rusdy S Gany seorang pengacara (advokat) di tembak oleh OTK pada malam pergantian tahun tepatnya di Hari Selasa Tanggal 31 Januari 2024 sekitar pukul 22.30 WITA di Desa Pattuku Limpoe, Kecamatan Lappa Riaja, Kabupaten Bone (Sulsel).

Iklan Bersponsor Google

Leave a Reply