HISTORIAL.ID – JAKARTA – Polri mencatat adanya penurunan jumlah kasus kejahatan terhadap perempuan, anak, dan kelompok rentan lainnya.
Iklan Google AdSense
Pada tahun 2024, terdapat 23.699 perkara, angka tersebut berkurang 12,3% dibandingkan 2023. Jenis kejahatan yang dominan adalah KDRT, dengan 11.028 kasus.
Selain itu, Polri juga fokus pada pemberantasan perdagangan orang (TPPO) dengan keberhasilan menyelesaikan 621 kasus.
Angka ini meningkat 114% dari tahun sebelumnya.

Penyelesaian perkara ini berdampak pada penurunan korban TPPO, yang turun 42% menjadi 1.794 orang.
Beberapa kasus besar yang terungkap antara lain jaringan TPPO internasional, seperti di Jerman melibatkan lima tersangka dan 110 korban.
Sementara di Australia melibatkan 2 tersangka dan 50 korban.
“Melalui upaya pemberantasan TPPO yang didukung oleh stakeholder terkait, diharapkan mampu mengurangi dan menutup celah-celah penyelundupan orang melalui jalur ilegal yang tentunya akan mengurangi pendapatan negara,” ujar Kapolri Jenderal Polisi Drs Listyo Sigit Prabowo pada Rilis Akhir Tahun 2024 Polri di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (1/1/2025).

Iklan Bersponsor Google
Leave a Reply