HISTORIAL.ID – GOWA – Kasus sindikat uang palsu di UIN Alauddin Makassar semakin mencuat, sedikitnya sudah ada 15 orang terduga pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka.
Iklan Google AdSense
Salah satunya, adalah Kepala Perpustakaan UIN Alauddin Makassar, Andi Ibrahim.
Wakil Rektor III Bagian Kemahasiswaan dan Alumni UIN Alauddin Makassar, Khalifah, memastikan kepala perpustakaan akan dinonaktifkan dari jabatannya.
“Kepala perpustakaan itu yah pasti dinonaktifkan dari jabatannya,” ujar Khalifah, Wakil Rektor III kepada media, Senin 16 Desember 2024.

Khalifah lalu berbicara kemungkinan Andi Ibrahim mendapatkan sanksi yang lebih tegas berupa pemecatan sebagai aparatur sipil negara (ASN).
Namun menurutnya, pemecatan Andi Ibrahim bukan menjadi wewenang pihaknya.
“Kalau pemecatan itu kan ada mekanismenya, yang memecat itu kan bukan kampus,” kata Khalifah.
Sementara pihak kepolisian mengaku, sudah mengamankan beberapa orang yang di duga terlibat dalam kasus tersebut.
“Saat ini kami sudah mengamankan 15 tersangka. 9 sudah kita lakukan penahanan, 5 dalam perjalanan dari Mamuju, 1 dalam perjalanan dari Wajo,” ungkap Kapolres Gowa AKBP Rheonald T. Simanjuntak kepada awak media.

Iklan Bersponsor Google
Leave a Reply