Iklan Google AdSense

Menuju Akreditasi Unggul: STAI DDI Makassar Jalani Asesmen Lapangan dengan Sukses

Program Studi Hukum Keluarga (Ahwal Syakhshiyah) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) DDI Makassar sukses melaksanakan asesmen lapangan secara daring pada Jumat-Sabtu, 1–2 Agustus 2025.

Program Studi Hukum Keluarga (Ahwal Syakhshiyah) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) DDI Makassar sukses melaksanakan asesmen lapangan secara daring pada Jumat-Sabtu, 1–2 Agustus 2025. Foto (Ist)

HISTORIAL.ID – Makassar — Program Studi Hukum Keluarga (Ahwal Syakhshiyah) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) DDI Makassar sukses melaksanakan asesmen lapangan secara daring pada Jumat-Sabtu, 1–2 Agustus 2025. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat STAI DDI Makassar, yang merupakan bagian dari proses akreditasi yang dilakukan oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).

Iklan Google AdSense

Menghadirkan dua asesor dari BAN-PT, yakni Prof. Dr. H. Aden Rosadi, M.Ag. dari Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung dan Dr. Zulfan, S.Hi., M.H. dari Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang.

Dalam pembukaan kegiatan, Ketua STAI DDI Makassar, Ibu Andi Mijaddidah Alwi, S.Pd., M.Pd., memaparkan sejarah dan profil kampus kepada para asesor.

Ia juga menyampaikan visi, misi, serta arah strategis STAI DDI Makassar sebagai “Perguruan Islam yang Unggul” dengan fokus pada peningkatan lulusan berkarakter ulil albab dan penguatan nilai-nilai ke-DDI-an.

“Alhamdulillah, meskipun dilakukan secara daring, asesmen ini tetap berjalan dengan lancar, interaktif, dan substansial. Kami sangat mengapresiasi bimbingan dari para asesor. Ini menjadi momen evaluasi penting bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas akademik dan tata kelola prodi,” ujar Ibu Andi Mijaddidah.

Ia menambahkan, “STAI DDI Makassar dibangun dari sejarah panjang yang sarat tantangan. Kini saatnya kami membuktikan kualitas melalui peningkatan mutu yang berkelanjutan.”

Sementara itu, Prof. Dr. H. Aden Rosadi, M.Ag., dalam arahannya, menegaskan bahwa asesmen lapangan ini bukan semata menilai, tetapi menjadi ruang dialog dan kolaborasi untuk perbaikan mutu institusi.

“Kehadiran kami bukan untuk menghakimi, melainkan menjadi mitra diskusi demi mendorong peningkatan mutu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat di STAI DDI Makassar,” ujarnya.

Senada dengan itu, Dr. Zulfan, S.Hi., M.H. menekankan bahwa asesmen ini bertujuan memberi motivasi serta solusi demi penguatan kualitas seluruh elemen di lingkungan kampus.

“Diskusi dua hari ini diharapkan menjadi ruang terbuka untuk menggali berbagai aspek penting dalam peningkatan kualitas Prodi Hukum Keluarga, maupun program studi lainnya di STAI DDI Makassar,” ungkapnya.

Ketua Program Studi Hukum Keluarga, Try Sa’adurrahman HM Kafrawi, S.H., M.H., menyampaikan rasa syukur dan harapan atas proses yang telah berjalan.

“Kami menyadari masih jauh dari kata sempurna. Namun, kami terus berpegang teguh pada amanah dan arahan dari pendiri kampus, Alm. KH. Drs. Alwi Nawawi. Semoga ke depan kami dapat terus bertumbuh dan menjadi teladan. Kami berharap kedua asesor berkenan terus membimbing kami dalam peningkatan kualitas kampus,” ujarnya.

Kegiatan asesmen ini turut mendapat antusiasme dari para mahasiswa Prodi Hukum Keluarga, yang menyambutnya sebagai momentum positif untuk mendorong kemajuan kampus secara kuantitatif dan kualitatif, termasuk dalam hal akreditasi, prestasi mahasiswa, serta penguatan reputasi institusi.

Iklan Bersponsor Google

Leave a Reply